Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan

Pesona Gunung Kidul : PUNCAK BECICI

puncak becici, wana wisata gunung kidul, tiket becici
Panggung Puncak Becici

Untuk beberapa tahun ini, rasanya Yogyakarta begitu bergeliat. terutama di daerah sebelah timur selatannya. lebih tepatnya di daerah Gunung Kidul. Salah satu Kabupaten yang pada masa lalu terkenal dengan ketandusan dan kekeringannya, kini telah menjelma sebagai sesuatu yang baru, destinasi pariwisata alam yang eksotis dan mempesona. 

Tak hanya deburan pantai Indrayanti, Baron dan jejeran pantai lainnya yang memikat hati, Gunung Kidul juga menyimpan wisata lainnya, Goa Pindul misalnya pun ada air terjunnya, pun ada waduknya, anda bisa googling sendiri nantinya setelah membaca tulisan ini. 

Puncak Becici. salah satu destinasi wisata alam dengan landscape hutan pinus yang rindang serta terletak di sebelah timur area perbukitan gidung kidul membuat wana wisata ini begitu memikat. Sejuk dan memiliki panorama di atas puncak gunung membuat penggemar selfie rela untuk jauh jauh datang kemari. 

Puncak Becici, selain mengandalkan hutan pinus serta landscape di atas pegunungan ini pun juga memiliki beberapa spot lainnya, semisal flying fox, spot selfie berupa sangkar dan lainnya. 

di sepanjang jalur ke Puncak Becici ini anda juga bisa mampir ke berbagai spot wana wisata lainnya, semisal Pinus Pengger dan rumah hobit, pun juga bila anda meneruskan perjalanan ke arah selatan, anda akan bisa sampai di Yogyakarta bagian selatan, dimana jalur tersebut memiliki tikungan dan kecuraman yang cukup menantang serta anda bisa melihat IMOGIRI, yakni tempat makam Raja Yogyakarta. 

Untuk tiketnya sendiri sangat terjangkau, anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp.3000 untuk bisa menikmati wana wisata Puncak Becici ini. Tentu saja tiket ini tidak berupa tiket terusan. Untuk beberapa wahana anda akan dikenakan tiket lagi.

Yuppss.. !! 
Rasanya patut untuk saya sampaikan, bahwa destinasi wana Wisata Puncak Becici RECOMENDED BEUD !! bagi kalian yang ingin berwisata murah meriah dan berkualitas. 

Salam Hangat Apluzadvertise.
kredit to : Barokah Tour 'N Travel & PR IPM MAM 02 Pondok Modern Muhammadiyah Paciran Lamongan

Liukan Naga di Salatiga

gerbang tol salatiga swiss of java

Sudah lama sekali saya ingin posting mengenai jalan tol yang satu ini, hampir 2 sampai 3 bulan rasanya saya menyimpan judul ini di draft blog, karena kesibukan yang lain. Heheh

Saya lupa bulan dan tanggalnya, tapi saya ingat nama kelompok rombongan yang saya bawa, mereka adalah guru PAI SDN SE KECAMATAN PACIRAN. Yups, jangan salah menyebutnya Pacitan, meskipun sama di jawa timurnya tapi letak Paciran dan Pacitan jauh sekali. Kabupaten atau kota Pacitan ada di sebelah bagian barat  Provinsi Jawa Timur, dekat dengan Kabupaten Trenggalek, saya juga kurang tahu, apakah Pacitan punya Walikota atau tidak, hehehe..

Sementara Paciran atau Kecamatan Paciran ada di Kabupaten Lamongan, di Kabupaten yang tempat wisatanya mulai berkembang, ada Bukit Trinil yang indah, juga ada Bukit Suru dengan hiasan tematiknya, Bukit Suru ini cocok sebenarnya buat kegiatan prewedding. Pantainya, ada Pantai Kutang yang bisa membuat penat anda kabur. Semua yang saya sebutkan ini, ada di Kecamatan Brondong. Anda bisa liat google map agar tidak kesasar.

Paciran, di Kecamatan ini anda bisa menemukan tempat wisata paling gede se Kabupaten Lamongan, namanya Wisata Bahari Lamongan. Makanannya? Jangan sampai anda kelaparan di Paciran, itu DILARANG..!! ada JUMBREG, kue basah yangbterbuat dari tepung beras yang manis dan cocok untuk menambah stamina setelah seharian main di Wisata Bahari Lamongan. Minumannya? Ada LEGEN, sadapan getah nira yang manis yang akan mengusir dahaga anda, tapi ingat, jangan terlalu banyak minumnya, kesegarannya memang menggoda selera, tapi kalau kebanyakan, nanti anda jadi lemas, pengen segera ke alam kapuk.

Selain itu, Paciran juga punya JUROH, hasil olahan getah nira yang di masak secara tidak sembarangan, rasanya manis dan khas, paling enak buat pemanis minuman DAWET ENTAL, ENTAL? yups, buah pohon nira, rasanya lebih maknyus dari kolang kaling atau nata de coco. Berkunjunglah ke Paciran, anda akan temukan keistimewaan.

Balik ke Salatiga, THE SWISS OF JAVA, tidak salah memang bila tol ini mendapat julukan tersebut. Pemandangannya indah dan sejuk. Banyak liukan, tanjakan dan turunan saat melewati jalan tol yang satu ini.

Bermula dari Semarang, saat berkunjung ke Firdaus Fatimatus Zahrah, tempat latihan manasik haji dan umroh yang keren itu, kemudian menuju ke Solo. Pintu gerbang tol saat ini benar benar dibuat lebih modern dan menarik. Sehingga rasanya kok pengen selpi melulu saat di depan gerbang tol, di balik gerbang tol Salatiga itu lah ada sembulan gunung Merbabu nan eksotis, indah sekali, sampai pernah dikeluarkan larangan bagi semua penumpang dan pengendara yang melewati jalan tol ini supaya tidak berswafoto.

Jalan Tol Salatiga Semarang ini panjang sekali, setidaknya menghabiskan waktu kurang lebih 30 sampai 1 jam perjalanan, ini seperti panjang jalan tol Cipali atau mungkin jalan tol Cikampek, ya, kira kira sepanjang antara keduanya itulah.

HARUS FIT..!! Setiap kendaraan maupun pengendara, harus fit saat memutuskan melewati jalan ini. Sebab medannya sungguh lenggang, menggoda mata untuk cepat lelah, dan naik turun, jadi tidak sembarang kendaraan bisa lewat, seperti jalan tol Ungaran, yang banyak naiknya itu, yang menanjaknya panjang sekali. Pun jalan Tol Salatiga punya banyak liukan, setiap liukannya saya melihatnya seperti Jalan yang dilewati Songoku dalam serial Dragon Ball saat latian di akhirat. Ups.. hehe.

 Tidak cukup dengan mrmbaca testimoni saya, anda harus segera bepergian kesana sendiri untuk melihat kecantikannya. Jangan lupa mampir kota Batu, jalan tol terbarunya, tidak kalah dengan Salatiga, jangan lupa mampir Probolinggo, pemandangan di dalam jalan tol tersebut juga tidak kalah istimewa.

Salam hangat, apluzadvertise.

KERATON SOLO, MENGINTIP SURGA DI MASA LALU

keraton solo tampak depan
Mendengar kata keraton, kita mungkin akan membayangkan sebuah kerajaan dengan singgasana mewah sebagaimana yang biasa kita lihat di televisi. dengan ukiran dan pernak pernik emas yang bertebaran di mana mana. Namun, maaf bila membuat anda kecewa, bahwa emas itu tidak ada. Anda bahkan tidak akan menemukannya di keraton ini.

Inilah Keraton Solo atau yang bernama resmi Keraton Surakarta Hadiningrat. terletak di daerah Surakarta Jawa Tengah, iya Jawa Tengah adalah nama provinsi yang menaungi daerah Surakarta ini, oh iya, jangan juga sampai salah menulis dengan Kartasura, sebab daerah Kartasura masih di sebelah utara Surakarta ini. emb.. sepertinya akan layak jika nantinya kita membahas soal Surakarta dan Kartasura, anda mungkin juga akan tertarik dengan nama Solo yang lebih akrab. 

Baik, kita kesampingkan dahulu ketiga nama tenar yang ada huruf "S" nya tersebut. Pada kesempatan kali ini kami membawa rombongan dari Guru PAI SDN se Kecamatan Paciran berjumlah 15 orang dengan menggunakan kendaraan elf tipe long dengan destinasi Masjid Agung Jawa Tengah di kota Semarang lalu menuju Firdaus Fatimah Zahra yang berada di gunung pati semarang dan kemudian ke Pasar Klewer serta Keraton Surakarta Hadiningrat ini sebagai destinasi wisata terakhir.


berkunjung ke firdaus fatimah zahra guru pai sdn paciran barokah tour
Guru PAI SDN se Kecamatan Paciran
Untuk postingan kali ini kita akan fokuskan hanya pada Keraton Solo atau Keraton Surakarta Hadiningrat. Keraton yang mulai dibangun pada tahun 1744 ini punya banyak ruangan atau komplek. kompleks tersebut bernama Kompleks Alun-alun Lor/Utara, Kompleks Sasana Sumewa, Kompleks Siti Hinggil Lor/Utara, Kompleks Kamandungan  Lor/Utara, Kompleks Sri Manganti, Kompleks Kedaton, Kompleks Kamagangan, Kompleks Sri Manganti Kidul/Selatan (?) dan Kamandungan Kidul/Selatan, serta Kompleks Siti Hinggil Kidul/Selatan dan Alun-alun Kidul/Selatan.  Sebagaimana lazimnya kerajaan di jawa, kompleks alun - alun memiliki 2 tempat, yakni alun alun utara dan selatan. Keraton Surakarta Hadiningrat ini sendiri terletak di alun - alun utara berdekatan dengan Pasar Klewer dan Pasar Beteng. mari kita bahas bagiamana menuju ke keraton ini. Pertama, ada beberapa tempat parkir yang tersedia untuk para pelancong yang akan berkunjung ke daerah ini. namun, yang paling enak sepertinya di daerah parkir dalam. Disana kita bisa dengan leluasa melihat Pasar Klewer di sebelah barat dan juga Tratag Siti Hinggil Lor atau yang tempat yang bernama asli Sasana Sewayana persis di depan parkiran, biasa banyak orang berteduh melepas penat dan panas di tempat ini. Sasana Sewayana ini sebenarnya adalah tempat untuk menghadap perwira tingkat bawah sampai menengah pada jaman dahulu. 

MENCARI KERATON

Sekali lagi, ketika kita mencari keraton ini butuh sedikit ketelitian, bagi yang pertama kali datang kemari tentu akan menemukan sedikit kesulitan bila tidak memperhatikan rambu atau tanda arah menuju keraton. parkiran dalam ini sendiri berada disebelah utara keraton yang bila kita menoleh ke arah barat kita akan bertemu dengan Pasar Klewer maka, kita harus menoleh ke arah timur yakni ke arah dimana kendaraan kita datang. 

Dari arah masuk kendaraan tadi kita harus berjalan dengan hati hati karena padatnya kendaraan, dan kompleks keraton sendiri dikelilingi oleh tembok setinggi empat sampai lima merter dengan tebal satu meter, sementara jalanan yang menjadi lintasan kita menuju keraton cukup sempit.
pintu masuk pertama keraton solo

Setelah berjalan kaki sekira lima menit, kita akan bertemu dengan gerbang keraton ini, yang masih dengan lalu lalang kendaraan umum, betul kompleks ini sepertinya telah juga menjadi jalanan yang bisa dipergunakan oleh masyarakat umum.

patung paku buwono xDari gerbang ini, kita masih harus berjalan ke arah kiri beberapa puluh meter lagi. Jangan khawatir, ketika telah masuk gerbang, kita akan berjumpa dengan bangunan yang eksotis dan memanjakan mata. Jika dilihat sepintas Keraton Solo ini sangat mengagumkan, sebab benar benar hampir seluruh bagiannya terbuat dari kayu pilihan. Ditambah dengan ornamen menara yang menjulan, serta warna biru vintage yang amat menggiurkan untuk dijadikan spot swafoto, tidak akan membuat anda cepat lelah menuju ke bagian pintu masuknya.

Setelah berjalan sekira lima puluhan meter, kita akan menemukan pertigaan, ikuti saja jejeran lapak yang menjual aneka barang di tepi jalan, maka anda akan menemukan loketnya. Atau anda bisa berjalan lima puluh meter dan menemukan pertigaan, dari pertigaan belok ke kanan dan sepuluh meter anda akan bertemu dengan gerbang samping keraton yang sekaligus menjadi loket.

BAYAR TIKET

salah satu halaman keraton solo
Untuk bisa menikmati keindahan keraton dari dalam anda harus terlebih dahulu membayar dengan nominal sepuluh ribu rupiah, penjaganya ramah, khas keramahan orang jawa. setelah membayar tiket akan dicek oleh bagian tiket untuk dirobek dan dikembalikan kembali kepada si empunya untuk dibawa entah untuk apa nantinya. Pemandangan di dalam keraton sungguh sangat jauh dari yang mungkin kita bisa bayangkan. namun intinya, saya sendiri terkejut saat milhat bahwa keraton ini memiliki bangunan memanjang sebanyak dua buah yang digabung dengan bangunan yang agak pendek yang kesemua bangunannya akhirnya membentuk bangunan dengan bentuk kotak dimana menara yang menjadi pusat perhatian masih terpisah dengan bangunan ini.

MUSEUM DAN PROVINSI DAERAH ISTIMEWA SURAKARTA

piagam pengakuan keraton solo dan nkri
Pernahkan kita mendengan sebuah daerah dengan nama DIS atau Daerah Istimewa Surakarta? Saya rasa tidak akan banyak yang mendengar bahwa pada awalnya daerah Surakarta adalah sebuah Provinsi dengan nama Daerah Istimewa Surakarta, mungkin di lain kesempatan akan kita bahas, mengenai sejarah Daerah Istimewa ini.

Di dalam kompleks keraton akan kita jumpai aneka barang yang pada jaman kejayaan keraton baik yang berasal dari hadiah, maupun yang berasal dari kerajinan keraton itu sendiri.

kereta kencana keraton solo Dua bangunan yang membetuk kompleks persegi panjang inilah yang kemudian digunakan sebagai tempat untuk memajang benda benda koleksi keraton, namun yang paling menyita perhatian saya adalah piagam penyerahan Surakarta oleh Hamengku Buwono kepada NKRI, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diterima oleh Bapak Presiden Ir. Soekarno.

jalan menuju pintu masuk keraton solo
Didalam kompleks ini juga kita bisa menemukan pajangan Dayung Raksasa, serta tungku masak yang besarnya bisa buat menanak nasi dua puluh lima kilogram sekalipun. Sekali lagi maafkan bila laporan kali ini masih jauh dari kata sempurna maupun cakep, sebab hanya sebagian foto yang bisa diambil karena harus segera kembali armada untuk melanjutkan perjalanan pulang.

Di dalam komplek keraton utama yang telah menjadi museum  ini juga disediakan juru terang atau guide untuk bertanya mengenai sejarah sosial maupun sejarah benda yang ada di lingkup keraton.

Rasanya baru sebentar sekali saya masuk ke dalam komplek ini dan sekarang menjadi rindu hahaha, jika diberikan kesempatan, saya akan tulis kembali pertanyaan pertanyaan yang selanjutnya akan saya serahkan pada juru terang tersebut. Keeksotisan bangunan keraton itu seolah olah bisa berbicara mengenai kegagahan para raja dalam senang dan getirnya kehidupan sosial mereka. Bagi kita, keraton atau istana adalah surga, namun seperti sebuah misteri, anda tentu juga bertanya bagaimana kehidupan para pengghuni kerajaan tersebut.

Keraton Solo, Mengintip Surga Di Masa Lalu.
Apluzadvertise..




Firdaus Fatimah Zahrah, Tempat Latihan Manasik Haji Keren di Semarang

gerbang firdaus fatimah zahrah semarang
Gerbang Masuk Firdaus Fatimah Zahrah
Perkenalkan, namanya Firdaus Fatimah Zahra, salah satu ikon baru wisata religi di Semarang. Luasnya mencapai 3 hektar, dilengkapi dengan aneka replika. Replika masjid Al Aqsa, replika masjid Al Haram, replika Ka'bah, replika tempat sa'i, dan replika bandara serta imigrasi Arab Saudi. 

Firdaus Fatimah Zahra sendiri adalah bangunan yang diperuntukkan sebagai tempat simulasi manasik haji. Edukasi haji bagi siswa dan orang dewasa. 
rombongan barokah tour ke firdaus fstimah zahrah semarang
Peserta simulasi manasik haji Barokah Tour
Hari ini kami berkesempatan mengunjungi tempat ini, kebetulan sangat panas dan terik. Peserta kemudian turun dari armada untuk mengganti pakaian mereka dengan pakaian ihram di mushollah Ya'lamlam sebagai simulasi miqat, terutama bagi yang putra mereka harus melepas baju dan mensimulasikan diri mereka seutuhnya dengan pakaian ihram seperti saat berhaji dan umroh.

mushollah ya'lamlam firdaus fstimah zahrah semarang barokah tour
Mushollah ya'lamlam sebagai miqat
Lepas dari mengganti pakaian peserta akan di bariskan secara rapi dan menuju bandara, iya, replika bandara ada juga di sini. Dan kemudian melaksanakan simulasi haji disertai pembimbing di masing masing grup.



Parkirnya luas, dan bisa menampung mungkin 20an bus besar. Sebelum masuk di area ini, pastikan bekal air dan makanan cukup, sebab di sini tidak banyak toko atau tempat untuk membeli makanan dan minuman.
area parkir firdaus fatimah zahrah semarang barokah tour
Area Parkir Firdaus Fatimah Zahrah
Semoga kita bisa menunaikan ibadah haji dan umroh di tanah suci segera, aamiyn.

Salam Hangat, Apluzadvertise.

NAIK MENARA 99 METER

menara masjid al akbar surabaya tinggi 99 meter
Menara Masjid Al Akbar 

Akhirnya bisa posting juga soal tower yang satu ini, sudah lama saya mendengar bahwa di Surabaya ada tempat yang bisa kita kunjungi untuk bisa melihat kota Surabaya dari ketinggian, mungkin 5 tahun yang lalu saya mendengarnya, dan baru pada hari sabtu yang lalu saya bisa mengunjunginya sendiri. 

Surabaya memang bukan kota terbesar yang ada di Indonesia, tapi Surabaya adalah kota terbesar kedua yang ada di negara ini. Sebagai pusat bisnis kota ini memang tidak memiliki banyak tempat wisata yang bisa kita kunjungi, namun kota ini punya beberapa tempat wisata sejarah patut untuk kita singgahi. Ada Tugu Pahlawan, ada jembatan Petekan, ada Siola dan masih ada beberapa lainnya. Surabaya juga mempunyai tempat wisata religi, seperti makam Sunan Ampel dan Mbah Bungkul yang juga punya taman disebelahnya bernama Taman Bungkul. 

Salah satu ikon baru dari Surabaya adalah Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, luarsnya mencapai 22.300 meter persegi, dengan kubah berwarna hijau tosca kalau anda mau menyebutnya biru tosca sepertinya juga bisa, saya tidak pandai membedakan kedua warna tosca tersebut.

Dibangun pada tanggal 04 Agustus 1995 atas inisiatif Walikota Surabaya Haji Senarto Soeprawiro, masjid yang memiliki kapasitas jamaah sebesar 59.000 ini akhirnya bisa diresmikan oleh Presiden Abdurrahman Wahid pada tanggal 10 November 2000, untuk peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Wakil Presiden Try Soetrisno. Lamanya pembangunan masjid ini disebabkan oleh adanya krisis moneter pada tahun 1998 di Indonesia. 

Lama terdengar bahwa masjid ini punya satu menara dengan tinggi 99 meter membuat saya penasaran, dimana letaknya, bagaimana masuknya dan jam berapa waktu bukanya. Meskipun sudah beberapa kali ke masjid ini, namun saya belum berkesempatan untuk naik tower tertingginya. 

Akhirnya di hari sabtunkemarin itulah saya berkrsempatan untuk naik kesana. Itupun, dengan tidak sengaja karena saya melihat sebuah papan informasi tentang jadwal buka wahana ini. 

Letak pintu masuk tower ini ada di gedung sebelah utara, dekat dengan loket parkir. Anda cukup melihat menara tertingginya saja, di sana anda akan disambut oleh penjaga lift yang siap mengantar anda sampai ke puncak menara.

pintu masuk menara masjid al akbar surabaya tinggi 99 meter
Pintu masuk naik menara 99 meter
Untuk dapat menikmati pemandangan kota Surabaya dari ketinggian ini anda perlu membeli tiket terlebih dahulu, pas saya kesana, tiketnya  dibawa penjaganya, dan pembayarannya saat di dalam lift, mungkin saat ramai bisa berbeda caranya. Harga tiketnya sendiri sangat terjangkau hanya 7000 rupiah saja untuk satu orang. Anda akan diantsrkan oleh penjaga sampai atas menara. Di atas menara anda juga tidak perlu khawatir kehausan, karena pengelola menara ini juga sudah menyediakan makanan atau minuman yang bisa anda beli dinatas sana.

Sensasinya tidak kalah dengan naik MONAS yang ada di Jakarta sana. Kurang lebih butuh waktu 2 mwnit untuk bisa sampai di atas menara. Jam buka menara ini mulai jam 08.00 wib sampai 16.00 wib, jadi pastikan anda tidak terlalu pagi dab tidak terlalu sore saat berkunjung ke sana. 

Selamat menikmati pemandangan kota Surabaya dari ketinggian, dijamin seru dan tidak kalah dengan naik MONAS di jakarta.

Salam hangat, apluzadvertise.

BUNGA Dan BUAH Di BAKTI ALAM PASURUAN


KKG Kelas V Lamongan, MI, MIM Lamongan
Rombongan KKG Kelas V Lamongan
Pada tanggal 17 Oktober kemarin, syukur alhamdulillah masih diberikan kepercayaan dan amanah untuk menemani rombongan kembali. Tujuan kali ini adalah kunjungan ke SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya. Salah satu sekolah favorit yang menjadi tempat belajar dan kunjungan dari sekolah - sekolah lainnya. Kali ini kami membawa Bapak dan Ibu guru pengajar kelas 5 MIM atau Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah se Kabupaten Lamongan KKG Kelas V. Perkiraan waktu kunjungan hanya 2 jam saja maksimal, ternyata di luar dugaan berlangsung kurang lebih 3 jam, hal ini membuat kami sedikit harus memutar otak, disebabkan pada pukul 15.00 Wisata Bakti Alam Pasuruan sudah tutup, dan maksimal pukul 15.30, bus pembawa rombongan keliling Bakti Alam sudah berhenti beroperasi.


Kelokan Tajam, Tanjakan dan Batuan

Saat menuju bakti alam, ketika sampai masuk di pasuruannya, sedikit  menantang, masih ingat dengan pengalaman masuk ke Telaga Ngebel dulu dengan elf. Jalanannya dan tanjakannya kurang lebih sama, hanya saja karena ini menggunakan kendaraan besar, tentu butuh usaha yang tidak sedikit.

Kelokan di jalan menuju Bakti Alam termasuk tajam untuk ukuran sebuah bus besar, kalau untuk kendaraan kecil semisal elf dan mobil biasa, saya rasa tidak akan menemukan kendala yang berarti menghadapi kelokan Bakti Alam.

Lain kelokan, lain pula tanjakannya. Jalanan menuju bakti alam didominasi oleh tanjakan - tanjakan, tidak terlalu curam untuk mobil biasa, namun, sekali lagi, karna ini bus besar, butuh usaha ekstra, namun, armada yang kami pakai sangat fit dan bugar, alhasil, tanjakan bakti alam mampu dilibas sampai atas tanpa kendala yang berarti.

Point terakhir dari medan jalan menuju Bakti Alam adalah batuan. Ya, di samping kiri dan kanan jalanan ini ada beberapa Stone Crusher, yang mampu memecah batuan - batuan kali menjadi kerikil. Maklum, karena letaknya dipegunungan, dihiasi juga dengan sungai sungai yang kebetulan punya banyak batuan entah dari mana, saya belum mencari jawabannya.

Adanya stonecruiser, berarti ada kegiatan angkut mengangkut batuan, di sinilah driver diuji kemampuannya, tak jarang bertemu dengan mobil petani yang sarat muatan dan pelan saat berjalan menanjak, tapi itu masih lumayan, lebih parah lagi saat bertemu dengan truk pengangkut batu atau kayu, yang sarat muatan, serta sangat pelan saat berjalan di tanjakan. Kehati - hatian mutlak diperlukan, agar tetap dalam keselamatan.

Buah, dan Bunga di Bakti Alam

Toko Souvenir Bakti Alam
Toko Souvenir Bakti Alam
Setelah membayar tiket masuk, kita akan disambut dengan jembatan yang melintasi sungai kecil, tidak lupa di bagian loket masuk, kita juga disuguhi aneka bunga yang layak untuk dijadikan background selfi. Jembatan ini menjadi cantik, lantaran dicat dan diberikan hiasan bunga di dalam pot yang digantung.
Lepas dari jembatan penyeberangan kita akan disambut dengan 2 kendaraan untuk mengantar peserta berkeliling kawasan bakti alam pasuruan, luas areanya kalau untuk berjalan kaki memutarinya sepertinya memang butuh tenaga ekstra, ada beberapa tanjakan disana dan luasan kebun yang cukup luas.

Kendaraan pertama adalah kereta traktor, dimana motor penariknya adalah traktor, sedang yang kedua adalah bus yang dimodifikasi khusus. Pemberhentian pertama peserta adalah di kebun hidroponik, saya berharap bisa kesana lagi untuk mencontek. Ya, mencontek sistem hidroponiknya. Sebab, di pantura banyak yang bertanam dengan hidroponik, namun suksesnya belum sesuai perkiraan.

Pemberhentian kedua adalah di toko oleh - oleh aneka makanan, baik kering maupun basah. Di toko ini peserta di suguhi dengan patung kuda dan bemo yang bisa diajak foto, tokonya sendiri punya desain yang khas, pertanian. Bisa ditiru di rumah.

Pemberhentian ketiga adalah di kawasan wahana bermain, ada kolam imut, ada 3d art dan lain lainnya. Jika anda punya anak kecil, bakti alam bisa menjadi pilihan alternatif untuk berlibur di akhir pekan. Bila anda sedang kasmaran, bakti alam juga bisa menjadi tempat edukasi untuj bertani, anda juga tidak perlu repot repot cari bunga untuk diselipkan di telinga pasangan anda.

Selamat Berlibur, Apluzadvertise.

Goa Pindul, Refresh Kejenuhan dengan Tubing

Goa Pindul Yogyakarta apluzadvertise
Puas dari bermain pasir di Pantai Indratanti, rombongan kami meneruskan perjalanan ke salah satu wahana nan eksotis di Gunung Kidul. Goa Pindul, salah satu destinasi wisata baru di DIY ini memang masih menjadi trend dikalangan pencari wisata alam. Oh iya, dalam trip kali ini kami membawa rombongan dari yang alhamdulillah jumlahnya mencapai 172 orang yang kami bagi dengan 3 armada, 1 jetbus 2 hdd dengan model terbaru dan 2 menggunakan jetbus 3 keluaran terbaru. 

Lokasi Wisata


Goa Pindul Yogyakarta apluzadvertise
Goa Pindul terletak di Dusun Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Lokasi ini berjarak kurang lebih 60 kilometer dari pusat kota Jogja berjalan kearah timur atau arah ke Kota Wonosari Gunungkidul. Kalau Anda sudah pernah ke Pantai Baron, Krakal atau Pantai Pantai lainnya setelah Anda berjalan dan sampai di rambu lalulintas di timur Pasar Wonosari, Anda belok kea rah utara sekitar 13 kilometer dari situ, maka Anda akan ketemu dengan desa Gelaran, nah di situlah lokasi goa pindul berada. kurang lebih 45 menitan dari pantai indrayanti.

Di sekitaran Goa Pindul ini, kita akan menemui banyak penyelenggara Wisata, jadi pastikan kalian memilih yang paling nyaman dan memenuhi standar keselamatan dalam berwisata. 

Yang membuat saya terkesan dengan goa pindul ini adalah kejernihan airnya. Jernih banget, serasa ingin lama lama berendam disana, Beberapa kali saya mendapati sudut fotografi yang ciamik, dan kemudian bisa saya upload ke akun shutterstock saya.

Olahraga Sekaligus Berwisata

Berkunjung ke Goa Pindul memerlukan stamina yang cukup, sebab, akan ada sesi dimana kita bisa berenang di akhir perjalanan setelah melewati goa tersebut. Perjalanan menuju start penjelajahannya pun kurang lebih 150 meter, ditambah harus menahan keseimbangan agar tidak jatuh dari tube atau ban dalam yang menjadi kendaraan utama dalam mengarungi Goa Pindul.

Refresh Sejenak dari Sibuknya Hari

Pengalaman mengarungi Goa Pindul bisa dijadikan sebagai salah satu penyegar kepenatan setelah bekerja berminggu minggu.. tidak, jangan khawatir, ini adalah blog yang apa adanya, impresi atau kesan yang kami sajikan dan hadirkan dalam blog ini tentu merupakan pengalaman pribadi penulis. Dalam beberapa sudut pandang, wahana air dan alam merupakan sarana yang efektif untuk menyegakran fikiran, selain dari jernihnya air di Goa Pindul, segarnya air yang masih dalam satu mata air ini, tentu bisa mengobati lelahnya hari. Ditambah ini adalah wahana bersifat kolektif, jadi anda dan teman - teman anda bisa saling bercanda di sana. Jangan ke Goa Pindul sendirian, sebab tentu akan sangat tidak menyenangkan.