Sudah lama sekali saya ingin posting mengenai jalan tol yang satu ini, hampir 2 sampai 3 bulan rasanya saya menyimpan judul ini di draft blog, karena kesibukan yang lain. Heheh
Saya lupa bulan dan tanggalnya, tapi saya ingat nama kelompok rombongan yang saya bawa, mereka adalah guru PAI SDN SE KECAMATAN PACIRAN. Yups, jangan salah menyebutnya Pacitan, meskipun sama di jawa timurnya tapi letak Paciran dan Pacitan jauh sekali. Kabupaten atau kota Pacitan ada di sebelah bagian barat Provinsi Jawa Timur, dekat dengan Kabupaten Trenggalek, saya juga kurang tahu, apakah Pacitan punya Walikota atau tidak, hehehe..
Sementara Paciran atau Kecamatan Paciran ada di Kabupaten Lamongan, di Kabupaten yang tempat wisatanya mulai berkembang, ada Bukit Trinil yang indah, juga ada Bukit Suru dengan hiasan tematiknya, Bukit Suru ini cocok sebenarnya buat kegiatan prewedding. Pantainya, ada Pantai Kutang yang bisa membuat penat anda kabur. Semua yang saya sebutkan ini, ada di Kecamatan Brondong. Anda bisa liat google map agar tidak kesasar.
Paciran, di Kecamatan ini anda bisa menemukan tempat wisata paling gede se Kabupaten Lamongan, namanya Wisata Bahari Lamongan. Makanannya? Jangan sampai anda kelaparan di Paciran, itu DILARANG..!! ada JUMBREG, kue basah yangbterbuat dari tepung beras yang manis dan cocok untuk menambah stamina setelah seharian main di Wisata Bahari Lamongan. Minumannya? Ada LEGEN, sadapan getah nira yang manis yang akan mengusir dahaga anda, tapi ingat, jangan terlalu banyak minumnya, kesegarannya memang menggoda selera, tapi kalau kebanyakan, nanti anda jadi lemas, pengen segera ke alam kapuk.
Selain itu, Paciran juga punya JUROH, hasil olahan getah nira yang di masak secara tidak sembarangan, rasanya manis dan khas, paling enak buat pemanis minuman DAWET ENTAL, ENTAL? yups, buah pohon nira, rasanya lebih maknyus dari kolang kaling atau nata de coco. Berkunjunglah ke Paciran, anda akan temukan keistimewaan.
Balik ke Salatiga, THE SWISS OF JAVA, tidak salah memang bila tol ini mendapat julukan tersebut. Pemandangannya indah dan sejuk. Banyak liukan, tanjakan dan turunan saat melewati jalan tol yang satu ini.
Bermula dari Semarang, saat berkunjung ke Firdaus Fatimatus Zahrah, tempat latihan manasik haji dan umroh yang keren itu, kemudian menuju ke Solo. Pintu gerbang tol saat ini benar benar dibuat lebih modern dan menarik. Sehingga rasanya kok pengen selpi melulu saat di depan gerbang tol, di balik gerbang tol Salatiga itu lah ada sembulan gunung Merbabu nan eksotis, indah sekali, sampai pernah dikeluarkan larangan bagi semua penumpang dan pengendara yang melewati jalan tol ini supaya tidak berswafoto.
Jalan Tol Salatiga Semarang ini panjang sekali, setidaknya menghabiskan waktu kurang lebih 30 sampai 1 jam perjalanan, ini seperti panjang jalan tol Cipali atau mungkin jalan tol Cikampek, ya, kira kira sepanjang antara keduanya itulah.
HARUS FIT..!! Setiap kendaraan maupun pengendara, harus fit saat memutuskan melewati jalan ini. Sebab medannya sungguh lenggang, menggoda mata untuk cepat lelah, dan naik turun, jadi tidak sembarang kendaraan bisa lewat, seperti jalan tol Ungaran, yang banyak naiknya itu, yang menanjaknya panjang sekali. Pun jalan Tol Salatiga punya banyak liukan, setiap liukannya saya melihatnya seperti Jalan yang dilewati Songoku dalam serial Dragon Ball saat latian di akhirat. Ups.. hehe.
Tidak cukup dengan mrmbaca testimoni saya, anda harus segera bepergian kesana sendiri untuk melihat kecantikannya. Jangan lupa mampir kota Batu, jalan tol terbarunya, tidak kalah dengan Salatiga, jangan lupa mampir Probolinggo, pemandangan di dalam jalan tol tersebut juga tidak kalah istimewa.
Salam hangat, apluzadvertise.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar